Bacaan Surat Al-Fatihah, Terjemaahan dan Keutamaanya

Setiap muslim pasti sudah populer dengan surat Al-Fatihah. Al-Fatihah sendiri memiliki arti “Pembukaan” yang membuka surat-surat lain di dalam Al Qur’an. Surat Al-Fatihah ini merupakan surat yang sempurna yang diturunkan kepada nabi Muhammad. 

Al-Fatihah sebagai surat pembuka memberikan pesan-pesan kepada seluruh umat manusia. Al-Fatihah termasuk surat pendek, namun kandungan yang ada di dalamnya begitu luar biasa. Surat ini mengandung sifat-sifat Allah sebagai Tuhan Yang Maha Satu, satu-satunya Tuhan untuk semua mahluk yang ada di langit dan bumi.

Disebutkan bahwa Allah merupakan Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah menciptakan seluruh hamba-Nya untuk mentaati segala perintah dan menjauhi larangan-Nya. Bagi Allah, Ia akan memberikan pembalasan kepada hamba-hamba-Nya yang telah diciptakan hidup di alam dunia.

Allah akan memberikan balasan nikmat kepada hamba yang mau melakukan perintah-Nya. Dan Allah akan memberikan siksaan neraka yang keji untuk hamba-hamba yang mengingkar-Nya. Allah merupakan Tuhan sekalian alam dan Tuhan yang wajib di sembah. Segala pertolongan datang hanya dari Allah semata.

Pesan pokok yang terkandung dalam surat Al-Fatihah ini adalah agar senantiasa hamba Allah untuk terus berbuat baik dan bersujud kepada Allah, Tuhan yang menciptakannya.

Manusia hidup di dunia hanya sementara, dan ada kehidupan lain yang lebih kekal yaitu kehidupan di alam akhirat. Oleh karena itu, manusia harus berusaha sebaik mungkin agar bisa mendapatkan kehidupan kekal di surga Allah.

Bacaan Surat Al-Fatihah

Berikut ini bacaan surat Al-Fatihah dalam bentuk tulisan bahasa Arab, latin, beserta terjemahannya.

 بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ  (١

Bismillahirrahmanirrahim.
Artinya : “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.”

 اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ  (٢

Alhamdu lilla_hi rabbil ‘a_lamin.
Artinya : “Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam,”

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ  (٣

Ar Rahmaanirrahiim.
Artinya : “Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,”

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ  (٤

Maaliki yaumiddiin.
Artinya : “Pemilik hari pembalasan.”

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ  (٥

Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin.
Artinya : “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.”

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ  (٦

Ihdinash-shirraatal musthaqiim.
Artinya : “Tunjukilah kami jalan yang lurus,”

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ  (٧

Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin.
Artinya : “(Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

Kandungan Surat Al Fatihah

Dalam surah Al Fatihah, terdapat beberapa kandungan yang mencakup tujuan dari Al-Qur’an. Seperti prinsip dan turunan ajaran agama yang meliputi aqidah, ibadah, syariah, keyakinan atas hari akhir, keimanan atas sifat mulia Allah, pengesaan dalam penyembahan, juga permohonan pertolongan melalui doa. Al Fatihah juga mengandung prinsip-prinsip asasi semua surah-surah di dalam Al-Qur’an.

Nama Lain Surat Al-Fatihah

Terdapat berbagai nama lain Surah al-Fatihah, yang paling umum didengar adalah Ummul Kitab, Ummul Quran, atau surah Hamdalah, seperti diriwayatkan dari Abu Hurairah, ” (Surat) alhamdulillah (Al Fatihah) adalah ummul qur’an, ummul kitab dan as sab’ul matsani” (H.R. Tirmidzi) Nama lain, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. As-Sab’ul Matsani atau tujuh ayat yang berulang-ulang

Nama lain ini merujuk pada Surah al-Hijr:87, ” Sungguh, Kami telah memberikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al-Qur’an yang agung” .

2. Asy-Syifa atau penyembuh atau penawar

Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri, disebutkan bahwa, ” Al Fatihah sebagai penawar segala racun” (H.R. Tirmizi)

3. Ar-Ruqyah

Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri, para sahabat bertemu penduduk sebuah kampung, yang pembesarnya tersengat binatang (kalajengking) dan mengalami demam. Penduduk kampung tersebut bertanya adakah di antara para sahabat yang bisa meruqyah. Salah satu maju dan meruqyah sang pembesar kampung dengan bacaan Surah al Fatihah. Ketika hal itu dikisahkan kepada Nabi, Rasulullah menjawab, ” Bagaimana engkau bisa tahu Al-Fatihah adalah ruqyah?”

Mukjizat Surat Al-Fatihah

Melansir Meraih Makrifat dan Mukjizat Surah Al-Fatihah karangan Muhammad A. (2009:19), surat Al-Fatihah diturunkan beriringan dengan mukjizat-mukjiat yang menyertainya, di antaranya:

1. Surat Paling Utama

Surat Al-Fatihah merupakan surat yang paling utama di antara surat-surat lainnya. Imam Ahmad bin Hanbal dalam riwayatnya mengatakan:
“Yahya bin Said menyampaikan kepada kami dari syu’bah yang menerima kabar ini dari Hubaib bin Abdurrahman, dari Hafidz bin Ashim, dari Abu Said Al Ma’aalli ra, ‘ketika aku sedang sholat. Rasulullah memanggilku. Aku tidak menyahut. Setelah selesai sholat aku mendatangi beliau.

Rasulullah bersabda: ‘Kenapa kamu tidak segera mendatangiku?’ Aku menjawab, ‘Karena aku sedang sholat, ya Rasulullah.” Kemudian Rasulullah juga bersabda: “Aku akan mengajarkan kepadamu surat yang paling utama dalam Al Quran sebelum kamu keluar dari masjid ini, yaitu Alhamdulillahirabbil ‘aalamiin (dan seterusnya) ialah tujuh ayat yang berulang-ulang dan itulah Al Quran Al Azim yang telah disampaikan kepadaku.”

2. Turun Langsung dari Arsy

Surat Al-Fatihah diturunkan langsung dari Arsy oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Al Hakim meriwayatkan dalam kitabnya Al Mustadrak, Rasulullah SAW bersabda: “Amalkanlah semua yang terdapat dalam Al Quran, halalkanlah apa yang dihalalkannya, haramkanlah apa yang diharamkannya, dan patuhilah dia. Jangan sekali-sekali engkau ingkari apa yang ada di dalamnya. Pada apa-apa yang kamu tidak mengerti maksudnya, kembalikanlah kepada Allah dan orang-orang yang memiliki pengetahuan sesudah aku meninggal nanti, supaya diterangkan kepadamu.

Berimanlah kamu kepada Taurat, Zabur, Injil, dan apa saja yang dibawa oleh para nabi dari Tuhan mereka. Al Quran dan segala keterangan yang tercantum di dalamnya akan memberi kelapangan kepadamu. Sesungguhnya Al Quran itu pemberi syafaat, sesuatu yang tidak pandai berbicara tetapi membawa kebenaran. Sedangkan surat Al-Fatihah diberikan kepadaku langsung dari Arsy.”

3. Sebagai Obat (Penawar Rasa Sakit)

Surat ini juga kerap digunakan sebagai obat atau penawar rasa sakit. Hal ini pernah terjadi di zaman Rasulullah yang kemudian diriwayatkan dalam sebuah hadist. Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Abu Sa’id Al Khudri pernah berkata: “Pada suatu hari, kami bermalam di suatu dusun. Seorang budak perempuan datang kepada kami dan berkata, ‘Kepada desa di sini sedang sakit dan tak seorang pun di antara kami yang dapat mengobatinya. Adakah di antara tuan-tuan yang dapat mengobatinya?’

Salah seorang dari kami berdiri dan mengikuti budak tadi. Kami tidak yakin ia dapat mengobatinya. Ia membacakan sesuatu dan ternyata kepada desa itu sembuh. Ia diberi hadiah 30 ekor kambing dan kami disuguhkan susu. Ketika ia kembali, kami bertanya, ‘Apakah yang kaubaca tadi? Apakah engkau tukang mantra?’

Ia menjawab: ‘Tidak, saya bukan tukang mantra, tetapi saya hanya membacakan Ummul Kitab (Al-Fatihah).’ Kami berkata, ‘Jangan kabarkan kejadian ini kepada siapa pun sebelum kita tanyakan kepada Rasulullah.’ Sesudah sampai di Madinah, kami mendatangi Rasulullah dan menceritakan kejadian itu. Rasulullah bersabda, ‘Alfatihah itu obat.”

Demikianlah artikel kali ini dari Googoo.id mengenai Bacaan Surat Al Fatihah lengkap dengan arti dan keutamaanyya. Surat ini begitu istimewa. Meskipun bacaannya pendek, namun keutamaannya luar biasa. Sudah sepatutnya kita mengamalkan surat Al Fatihah agar hidup lebih tentram dan dilindungi oleh Allah SWT. Aamiin Allahumma Aamiin

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.